rok mini

JEMPUT,AKU PAKAI ROK MINI

Lembur,kerjaan kantor menggunung.Nih bos emang kelewatan,mentang-mentang besok weekend,dan disodorkan pekerjaan untuk seminggu harus selesai semalam.Kalau sudah gini punya suami pun tak ingat. Detik jarum jam seolah beradu dengan detak jantungku,entah siapa yang menang.

Melirik ponsel di sebelahku ketika ia memanggil, ada pesan dari suamiku,”maaf sayang,pulang sendiri hari ini,ya..aku pun sedang lembur”. Tiba-tiba saja detik jam rasanya melambat,dan detak jantungku pemenangnya. Terima nasib,punya suami pekerja seni yang jam kantornya seperti kalong.

Mengusir jenuh sejenak,jari-jariku meninggalkan tuts keyboard laptop,ke tuts keypad….berselancar mencari ada berita apa di luar..berharap ada yang positif,ternyata kriminal semua.Dan salah satunya,menyentakku,seorang karyawati be-rok mini ditemukan tewas,diperkosa. Cepat-cepat ku sms suamiku,”kau harus menjemputku,karena ku ber rok mini hari ini.”

@cheitmminyafardais
Shabis mencuci…terinspirasi my sister yang mungkin tak dijemput semalam,karena tak ber rok mini:)
Still at makassar,tak ingin liat tanggal.

ROK MINI DAN LELAKI

Sepekan kemarin, rok mini lagi rame-ramenya dikomentari. Maklumlah, manusia senang mengomentari sesuatu yang telah jadi peristiwa atau berita..Ada komentar yang berujung saling hujat, ada yang berakhir solusi yang tak menyelesaikan, syukur-syukur berakhir dengan pernikahan dan hidup bahagia selamanya…heheheheh.

Rasanya sulit jadi netral, berhubung saya bukan pendukung “rok mini lovers”..juga tidak menyetujui alasan pembenaran para lelaki peleceh, karena ber “rok mini ” maka pantaslah….naudzubillah…Tapi,menulis dengan naluri wanita yang suka pasang perasaan untuk beberapa hal…terutama untuk kasus si rok mini yang pemakainya adalah wanita….Pastinya si rok mini pun tak mau “dikoyak” ketika berseliweran kemana-mana, kecuali tuntutan profesi yang berujung bayaran..maka pantaslah….Tapi, sebagian lelaki pun tak ingin hatinya dikotori si rok mini yang berseliweran akibat tak pakai “kaca mata kuda”….kecuali lelaki yang memang punya hati kotor sebelum si rok mini berseliweran…Saya pun teringat firman Allah dalam Al Qur’an surah An Nisa: 30:

“Katakanlah kepada orang-orang yang beriman, agar mereka menundukkan pandangan dan menjaga kemaluan mereka. Yang demikian itu lebih suci bagi mereka. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang mereka perbuat.”

Jika bagi lelaki disuruh untuk menundukkan pandangan….tapi bagaimana bisa, jika yang memakai rok mini itu bagian bawah …heheheh…Jangan salahkan rok mini pula yang tak bisa “menjaga kemaluan” dengan tidak memakai rok mini…Mungkin hidayah belum menyapa?atau tak ingin disapa hidayah?…lalu?Terlebih… jangan salahkan Pemberi hidayah yang tak kunjung memberi hidayah,ya…

Rasanya saya sudah seperti kutu yang melompat-lompat antara rok mini, lelaki dan Pemberi hidayah…tak berkesudahan rasanya untuk mencari siapa yang salah…para rok mini …mungkin hanya tidak mau, tidak sempat, lupa atau tidak peduli dengan sebuah janji indah Allah bagi yang mampu menjaga kehormatan dirinya..tidak-jauh-jauh…semua tertulis dalam QS. Al Mu’minun…”…dan yang menjaga kemaluannya…..”…..merekalah mewarisi syurga firdaus, dan mereka kekal di dalamnya...”(QS.Al Mu’minun:1-11). .Sayang…, pesan indah ini tak sampai kepada rok mini atau lelaki penikmat rok mini.

@cheituumminyafardais

Makassar, 3 hari lagi….09-2011