puisi

PAK TUA BERPUISI SAMPAI TUA

Pak tua  berpuisi sampai tua

Dengan sajak-sajak lusuh

Bait-bait yang rapuh

Pak tua berpuisi sampai tua

Dengan lembaran-lembaran kertas yang menguning,  tua. 

Pak tua terus berpuisi,  

Berpuisi tentang benda mati

Menyanjung sepi

Mengkritik raja

Pak tua yang berpuisi sampai tua,  terus berpuisi.

Sesekali tak pedulikan kamu yang tak kunjung mengerti,  bahwa puisi itu untuk kamu. 

@cheummfardain 

Kendari, 9 Agustus 2017

SAJAK PEREMPUAN BISU

Selamat datang di masanya..

saat keburukan dielu-elukan..

kebenaran diburamkan..

Selamat datang dimasanya..

saat matamu hanya mau melihat yang kau mau

dan hatimu kau biarkan buta

Selamat datang dimasanya..

saat kebencian, kerakusan adalah lumrah

dibungkus apik dan diberi pita..

Lalu kamu hanya bertepuk dipinggir jalan

sebagian kamu menengadah ke langit

sebagian lagi masih menelungkupkan kedua tangan, bersemedi..

Dan aku …

hanya bisa berbuat apa? 

KENDARI, 24 November 2016

#saveIndonesiadariapa?

@cheummufardain