AFRIN #4 (KARENA ITU TULISAN INI ADA)

Ini waktunya kita bercengkrama ummi, bergulingan di atas kasur, sambil sesekali menjawil hidung mungilku.
Jangan sepelekan waktu ini,ummi. Karena yang sepertinya masih lama itu melenakan.
Kita bercerita apa saja, memperhatikan setiap sudut langit-langit kamar, mencari cicak untuk kita eja namanya.
Ummi, ini waktunya aku bermanja, perhatikan senyumku yang menggemaskan, karena senyum ini tidak lama. Ingat, yang sepertinya masih lama itu melenakan, jadi penting untuk membuatnya membekas dan bermakna indah.

Ingat moment ini baik-baik
Bacakan aku al fatihah, lalu aku akan meng-amin-i dengan lantang dan tercadel-cadel. Atau mendahuluimu berucap istigfar ketika melihat aku telah menumpahkan segelas air di lantai. Lalu kita bersembunyi di balik selimut, menunggu siapapun menemukan kita berdua. Atau aku yang pura-pura gila ketika kau menawari menyusuiku..

Ingat baik-baik waktu itu ya,Ummi. Suatu saat ia akan kembali berupa potongan-potongan kenangan yang mungkin akan susah payah kau ingat dan tak pernah bisa kuceritakan.

Karena itu tulisan ini ada…

Untuk Afrin si anak sholehah :,)

Jakarta,20042014

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s