ALHAMDULILLAH, TELAH LAHIR..

image

Alhamdulillah…
Hemm…saya akan bercerita tentang proses kelahiran bayi kecil kami kemarin. Seperti mimpi atau keajaiban apalah namanya, si bayi lahir bersamaan dengan berbagai kemudahan. Saya haqqul yakin bahwa semua pasti berkat campur tangan Allah, sekaligus membuat saya malu, bahwa ketika kita meminta sesuatu padaNya dengan sungguh-sungguh, InsyaAllah ia kabulkan walaupun kadang kita sendiri tak pernah menyempurnakan ibadah kita padanya. Maka bagaimana saya tak malu!!

Ahh, my little baby lahir kemarin, hari kamis pagi, pukul 06:07 wib, dengan panjang 48 cm, berat 2,93 kg. Prosesnya seperti dua kakak lelakinya, normal, lancar, tapi yang ini plus tanpa jahitan dan lecet sedikitpun. Maka saya tak butuh kompres,betadin,dan tak ada rasa perih setelahnya. Alhamdulillah.

Kontraksi saya rasakan pukul setengah empat subuh, saya sempatkan wudhu, qiyamul lail, sujud yang panjang, sambil meyakinkan diri saya bahwa sebentar lagi saya akan benar-benar melahirkan. Setelahnya menenangkan diri dengan bertilawah, sambil menunggui abi juga menyelesaikan qiyamullailnya, lalu baru saya katakan bahwa sepertinya, sebentar lagi saya akan melahirkan. Begitu adzan shubuh, saya masih sempat sholat shubuh dulu, nungguin abi pulang dari sholat shubuh, lalu nyari taksi, dan meluncurlah kami ke sebuah rumah sakit bersalin. Sepanjang jalan, kontraksi semakin teratur, sayapun memperkuat dzikir saya. Tiba di rumah sakit, sudah bukaan empat menuju lima, prosesnya begitu cepat rasanya, yang saya ingat hanya perjuangan saya melahirkan, pekik takbir saya yang entah keluar dari pita suara yang mana (hehehe…). Yang banyak membantu adalah genggaman tangan abi yang tak lepas sedari awal persalinan, hingga bayi kami nongol. My husband was the real man!! Oya, saya juga merasakan penanganan dari sang dokter yang lembut dan tenang ketika membantu proses keluarnya bayi. Maka saya akan sedikit beriklan untuknya, jika anda ingin melahirkan ditangani dokter ini, namanya dr.Oni Khansa, praktek di rumah sakit ibu dan anak tambak,jakarta pusat. Tapi, karena dokternya banyak pasiennya, mesti kuat ngantrinya kalo pas lagi periksa atau harus daftar sepekan sebelum jadwal prakteknya. Meski saya tak menjalani pemeriksaan kehamilan sebelumnya dengan beliau tapi dengan dokter kandungan yang satu lagi, tapi, karena ternyata dokter tempat saya periksa juga sedang cuti bersalin, maka takdir menentukan saya harus bersalin dengan dokter Oni.

Alhamdulillah, rasanya tak ingin rasanya berhenti berucap itu, ketika sang bayi lahir bersama dengan “kemudahan”…Mungkin juga ada andil doa-doa orang-orang terdekat kami, hingga semua prosesnya menjadi mudah. Tinggal menguatkan tekad kami, lebih memperbaiki diri lagi, bahwa bertambah amanah, bertambah pula tanggung jawab untuk merawat, membesarkan, mendidik, menjadikan mereka sholeh sholehah. Doakan kami! Sekali lagi berucap syukur, karena finally, we have a baby little girl, now🙂

Suatu hari di kamar rawat bersalin..
Bersyukur dan Berbahagia🙂
@cheitumminyafardais
Jakarta, 5 Oktober 2012

18 comments

  1. Alhamdulillah….smoga sy dpt berkah sprti qt kk, bs mlahirkan dgn mudah, aamiien! Selamat y kak, smoga jd anak solehah dn cantik sprti ummix😉 btw sp namax kak?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s