PANTASKAH DIGODA?

image

Hemh….sebuah catatan kecil ketika sore itu membeli bubur di pertigaan jalan. Biasa…kalau sore jalanan kecil itu ramai kendaraan hilir mudik, anak ABG pulang sekolah, orang-orang pulang kantor, belum lagi angkot yang ugal-ugalan. Di tempat saya membeli bubur, ada dua orang laki-laki usia sekitar tiga puluh limaan, sedang menikmati semangkuk.bubur sambil berdiri (mestinya makan bubur sambil berdiri di atas tali…hehehe…biar sekalian seru,yaa). Di sela keasyikannya menikmati bubur, melintas dua orang remaja putri berboncengan dengan memakai celana pendek….pendeeek bangett…. lelaki yang kelihatan tak lagi muda itu spontan menggoda sang remaja putri, bersiul-siul sambil memukulkan sendok ke mangkuknya, dengan mata melotot….Aksi tak sopan sang lelaki akhirnya ditegur sang penjual bubur, “Wei!!Anak orang,tuh!” Katanya sang tukang bubur sambil senyam senyum…
“Yeee, siapa suruh pahanya kemana-mana…” Balas sang lelaki yang tak lagi muda itu.

Heeeeh…saya menghela nafas panjang. Tak suka dengan komentar sang lelaki, juga tak suka dengan “paha yang kemana-kemana”… Kesan sang lelaki yang tak lagi muda itu bahwa  perempuan dengan celana pendek yang nyaris mendekati (maaf) celana dalam, memang pantas digoda di jalan.

Bersyukur kita punya agama yang mengatur hidup kita,dalam Al Quran : “Katakanlah kepada
orang laki-laki yang beriman: “Hendaklah
mereka menahan pandangannya, dan memelihara kemaluannya; yang demikian itu adalah lebih suci bagi mereka, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa
yang mereka perbuat”.” (An-Nur:30)….bukan hanya lelaki, di ayat selanjutnya, perempuan pun diminta berlaku sama. Menundukkan pandangan. Bahkan diminta menjulurkan jilbabnya menutupi tubuh, menjaga aurat, dilarang menghentakkan kaki hingga nampak perhiasan yang dapat menarik perhatian lelaki. Silahkan cek sendiri Quran yang mungkin sudah jarang kita tengok itu…lalu buka tafsir untuk menafsirkan artinya…

Memang semakin banyak perempuan yang berseliweran dengan bahan busana minim. Juga lelaki yang tak mampu menahan pandangan dengan alasan seperti tadi. Jika dahulu hanya beredar di area privat misalnya di dalam kamar tidur saja, atau di tempat-tempat maksiat, sekarang tidak lagi. Bahkan ada yang balita cantiknya dibiasakan bercelana pendek saja keluar rumah dengan alasan lucu unyu-unyu…Belum lagi menjamurnya girl band dengan celana pendek atau rok mini yang bila menari terangkat ke sana ke mari…lalu disiarkan ditivi-tivi..

Ahh…saya ngeri membayangkan negeri kita ke depannya. Bukankah Indonesia itu negara dengan budaya Timur dan sangat menjunjung tinggi sopan santun? Mungkin benar sabda Rasulullah, bahwa suatu saat jumlah kaum muslimin itu banyak hanya saja layaknya buih di lautan. Mungkin bukan hanya berapa juta orang yang miskin harta di Indonesia, tapi entah berapa jumlahnya, orang tua, remaja, lelaki, perempuan yang miskin iman di negeri ini. Apakah dunia akan segera kiamat? Masih ada waktu untuk memperbaiki diri, mulai saja dari yang terdekat dengan kita…atau dari diri kita mungkin? Allahumma, tetapkan hati ini di jalan-Mu.

@Cheitumminyafardais

Sumber gambar: bidadari-bumi.blogspot.com/2011/09/pandangan-mata-awal-dari-segalanya.html?m=1

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s