ADA MASANYA

image

Eh, dah masuk tahun 2012 ya.Ada perubahan? Tentu saja! Setiap waktu  rasanya banyak perubahan terutama di diri anak-anak. Karena banyak perubahan hingga tentu saja, pola asuh harus senantiasa saya upgrade, menyesuaikan dengan perkembangan mereka.

Sepertinya begitu banyak memori yang melekat di dinding otak saya tentang mereka, dan ingin saya tuliskan, saya khawatir usia yang menua dan memori yang mulai terkikis waktu, ikut menghapus kenangan kecil tentang perkembangan mereka..sayang!

Rasanya baru kemarin ada bayi-bayi yang senang menepuk-nepuk pipisnya sendiri, menggigiti pundak kalau di gendong, ngakak kalo liat ekspresi wajah yang berganti-ganti, atau menyanyi lagu hasil ciptaannya sendiri, ketiduran kalau di dorong-dorong di sepeda roda tiga, naik di punggung ketika kami sholat. Nangis kalau tak diajak ke masjid sholat berjamaah. Hihihihi, dan saya menikmati perkembangan mereka, sangat! Namun, terkadang digoda jenuh ketika berhadapan dengan prilaku anak-anak yang saya pikir tak bisa dirubah, ternyata benar kata abi…”semua ada masanya”.

Nah, sekarang memasuki usia mereka yang lima tahun tujuh bulan, dan empat tahun empat bulan, masanya protes…apapun itu, saya adalah korban protes dan kritik dari mereka. Entah karena pemakaian kata yang tak sesuai dalam bercerita sebelum tidur (maklum terkantuk-kantuk saya,nak;))..protes karena tidak disiplin nyimpan potong kuku, protes kalau pulang sekolah rumah masih berantakan, dan protes kalau ummi kalau main game angry bird gak meratiin mereka…hehehe…masih banyak lagi…dan ini eranya protes dan kritik tajam.

Saya pun mencoba mengupgrade pola asuh saya. Memperbanyak dialog dengan dua bocah ini, meski kadang saya akui saya berputar-putar dan diprotes lagi..”itu ummi lagi ngomong apa,ya…kok gak jelas”…hehehe…Mengenalkan mereka tentang “award” dan “punishment”…meski kadang keseringan “award” pun suka dimanfaatin sama mereka, atau saya yang keseringan memberi  “punishment” hingga lagi-lagi saya diprotes.

Yah, begitulah mereka dan saya. Semua ada masanya, masa dimana mereka menyibukkan kami dengan berbagai pertanyaan, masa dimana saya kebingungan menemukan jawaban yang layak untuk mereka. Bertahap, layaknya sebuah kehidupan yang ada jenjangnya….Yang jelas kami bertumbuh bersama, dan belajar bersama. Saya belajar menjadi orangtua yang selalu berusaha memperbaiki diri sebagai orangtua, dan mereka belajar tumbuh dan berkembang menjadi generasi beriman kuat, berakhlak baik, dan anak-anak sholeh yang kelak menjadi penolong orangtuanya di akhirat..aamiin yaa robbal alamiin.

Jakarta, 3 Januari 2012

To farisDais, loving both of you

@Cheitumminyafardais

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s