MUDAHNYA BILANG…

Aku tak tahu kenapa lidahku sering terpeleset dengan kata itu, bahkan untuk hal sepele. Baiklah, sebulan kami menikah memang waktu adaptasi bukan? Sadar tak sadar…dan lidahku terpeleset lagi.

Tak langsung memang kuucap, tapi ada niat dan kesempatan. Kadang kubungkus kata itu dengan “pulangkan saja aku ke rumah orang tuaku!Atau aku pulang sendiri!”, atau kalimat ” lebih baik ku sendiri lagi”…

Beruntung jodoh yang ini sabar mengadapi ku, tak pernah tuh, dia  mengikuti kemauanku untuk memulangkanku….Yang ia selalu katakan ketika aku mulai marah tak karuan adalah, “Ok, honey, i understand ’bout your feeling, let’s go out for a dinner tonight.”
Dan habis perkara!

Namun esoknya kulakukan lagi. Dan kalian tahu, ia malah berlari meninggalkanku. Lamaaaa sekali! Berjam-jam kutunggui ia pulang. Tapi ia tak kembali. Ponselnya pun tak aktif. Darahku semakin mendidih..tak biasanya ia seperti ini, mungkin ia memang ingin mengakhiri semuanya..mungkin ia memutuskan berhenti bersabar untukku..mungkin ia lelah denganku yang begitu mudah…!!Baiklah!! Aku pulangkan diriku sendiri! Hingga ponselku berdering, dan suara di ujung sana memintaku ke sebuah rumah sakit. Suamiku tertabrak mobil ketika menyebrang jalan hendak kembali dari toko bunga. Dan suster hanya menitipkan setangkai mawar padaku. Terbayang ia dan mawarnya yang berkata, “Ok, honey…I understand about your feeling, so lets go out for a dinner tonight.” Dan senyum semunya membuatku tak ingat apa-apa lagi!

Jakarta,*celingak celinguk…tanggal brapa skrg?

@cheitumminyafardais

4 comments

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s