ISTRIKU PALING HEBAT

Istriku paling hebat. Sabar adalah andalannya. Tak pernah sedikit pun ia mengeluh dengan kehidupan…bahkan ketika tak ada yang kubawa pulang untuk dimakan hari itu, dan ketika kami tak makan tiga hari.

Istriku paling hebat, taat ibadahnya, rajin tilawahnya, lisannya selalu basah dengan rasa syukur….sedang “ada” ataupun “tak ada”.

Istriku paling hebat, dia pendengar setia tanpa komentar, tanpa mau mengungkapkan balik isi hatinya, ia menjaga cerita rumah tangga kami, rahasia ataupun bukan…pada siapapun.

Istriku paling hebat, melahirkan anak hampir tiap tahun, hingga hampir yang ke empat sekarang, tak pernah mengeluh, meski tak sekalipun kubantu, karena ia bisa kuandalkan, dan kupikir ia hebat.

Kupikir istriku paling hebat, tapi entah mengapa akhir- akhir ini ia sering melamun, hampa..Setiap tanyaku tak dijawab, tangisan kecil buah hati kami pun tak mengusiknya….aaarghh? aku memang salah, tak pantas menjadi suami bidadari syurga seperti dirinya…tak pantas…! Maka, hukuman apa yang pantas untukku, Rabb!

Sehebat-hebatnya istriku, hari ini kudapati ia meracau sendiri, kadang diam sunyi, ia tak lagi peduli kami,… suami dan juga tiga buah hati kami…Menyesal…kenapa ku candai ia tentang poligami, kemarin…

@cheitumminyafardais
Sedang asyik berfiksi…
Jakarta,04 Oktober 2011

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s