IBU YANG TAK PERNAH MARAH

Sedikit perdebatan kecil dengan seorang teman selepas studio sarjana dulu. Tentang ibu yang tak pernah marah. Ia bilang bahwa ibunya tak pernah sekalipun marah apalagi mencubitnya sejak kecil hingga kini. Saya yang kebetulan telah menjadi ibu saat itu, menyangkal, tak mungkin karena terkadang saya tak mampu mengendalikan letupan kecil emosi  saya apalagi dalam kondisi lelah dan ngantuk..istigfar 33x…dan saya rasa semua yang telah menjadi ibu pasti seperti itu, ibu saya pun begitu,lalu ibu mana yang tak pernah marah?

Selanjutnya,di sebuah sekolah parenting yang saya ikuti, sang trainer mengajukan pertanyaan,siapa yang sudah sebulan ini tak marah pada anaknya?beberapa mengangkat tangan,3 bulan?berguguran peserta yang mengangkat tangan,6 bulan terakhir?hanya segelintir,setahun terakhir?hanya 1 orang, ibu berwajah teduh itu diminta maju kemudian diberi 300ribu oleh sang trainer sebagai hadiah. Subhanallah, saya berdecak untuk kemudian tersentak kaget karena mendadak kami peserta yang balik dimarahi sang trainer. Tahukah kalian para orangtua, berapa saraf otak mereka yang terputus ketika kalian marahi mereka,dan kalian tak tahu ia bisa tersambung lagi atau tidak! Bisa saja itu saraf yang kelak membuat mereka pandai mengaji,membaca,menghitung,atau berbahasa…dan kalian para orang tua yang memutuskannya! Ingin rasanya saya berteriak cukup memarahi kami.Namun rasanya saya pantas menerimanya! Mungkin begitu pula perasaan anak kami ketika dimarahi. Saya juga tak kuasa menahan air mata. Bahkan ketika menulis postingan ini…..
Memang kadang kita tak disiapkan menjadi orangtua sebelum benar-benar menjadi orangtua.

Hampir 3 tahun setelah mengikuti sekolah orangtua, ilmu yang saya dapat seperti iman yang kadang naik turun. Tapi, saya yakin di luar sana memang ada ibu yang memang tak pernah marah….salah satunya mungkin ibu teman saya itu….atau mungkin ada juga ibu yang berusaha keras berhenti menjadi pemarah untuk anak balita mereka…seperti saya…astagfirullah al adziim…

@cheitumminyafardais
Note to my self
Jakarta,29 September 2011

2 comments

  1. wow, 29 Sept 2012? :p

    kalo anak tidak pernah dimarahi, gimana dia bisa tau mana benar mana salah? jadinya nanti malah menghasilkan generasi yang tidak tahu sopan santun. marah itu boleh asal tidak berlebihan, sayang yang berlebihan ke anak juga tidak boleh karena tidak mendidik. intinya semua yang berlebihan itu tidak baik, bahkan minum air putih berlebih pun bisa merusak kesehatan,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s