MINIMALIS…Ooo…MINIMALIS!

Rumah dengan konsep minimalis, sekarang sedang digilai banyak orang.  Pengusaha properti pun berlomba-lomba membangun perumahan modern dengan merk jual “rumah modern minimalis” .  Penasaran dengan awal kemunculan konsep minimalis? Saya pun hanya mampu “mengopas” sedikit, tentu dengan bantuan referensi dari berselancar di dunia maya, maunya dari buku warisan kuliah saya dulu, namun sayang, bukunya ketinggalan tak terbawa ketika kami pindah..(haahh..alasan..) jadi, harap maklum🙂

Konsep dasar minimalis ini telah muncul akibat revolusi industri dan kebangkitan paham modernisme dalam sejarah arsitektur dan berkembang sejak tahun 1920-an setelah kelahiran gaya arsitektur International Style yang mengusung tema functionalism (fungsinal), clarity (kejelasan) dan simplicity (kesederhanaan). Konsep minimalis dalam arsitektur merupakan satu pendekatan estetik yang menekankan pada hal-hal yang bersifat esensial dan fungsional baik dalam estetika spatial, bentuk dan struktural. Secara spatial ruang-ruang spesifik disusun sedemikian rupa agar memiliki tingkat fleksibelitas yang tinggi dalam susunan dan kemudahan fungsinya. (Catatan Arsitek untuk Anda, Arsitektur Minimalis ). Lalu siapa founding father dari konsep Arsitektur Minimalis? adalah Berlage di Belanda, Peer Behrens di Jerman, Louis Sullivan, Frank Llyod Wright dan Ludwig Mies van de Rohe di Amerika yang terkenal dengan pernyataannya bahwa keindahan dalam arsitektur adalah karena kesederhanaannya Less is more, Le Corrbusier dari Perancis yang terkenal dengan sistem Le modular- nya. Saya tak tahu persis siapa diantara mereka yang dahulu menyuarakan  konsep minimalis, mari kita buka buku lagi:)

Lalu, dalam aplikasi ke desain rumah minimalis seperti apakah?Ini dia ciri-ciri rumah minimalis:

1.      Fasade yang berkarakter Jelas dan berkesan Kokoh

Desain rumah minimalis terlihat pada fasadenya yang menunjukkan kesederhanaan tapi berkarakter kokoh, aplikasi geometri dan struktur yang kokoh karena lebih mempertimbangkan aspek fungsionalnya.

2.      Minim Aksesoris

Minimalis berarti lebih menekankan pada keberadaan ruangnya, karakter dan kualitas ruang itu sendiri, bukan pada ornamen.

3.      Pencahayaan dan Sirkulasi Udara Maksimal

Dalam aplikasinya, biasanya rumah bergaya minimalis, memiliki jendela ukuran memanjang ke bawah dengan bukaan maksimal sehingga pencahayaan dan sirkulasi udara yang maksimal pula. Partisi atau sekat dinding pun diminimalkan untuk memaksimalkan sirkulasi.

Minimalis dalam hal desain belum tentu minimalis dari segi harga ya…karena terkadang kita pengen minimalis di desain tapi material nya berkualitas, belum lagi jika kita menggunakan jasa arsitek yang tentu harganya tak minimalis, bukan?..hehehe..yah, karena mendesain bukan kerja minimalis…butuh kerja yang maksimal, dan tidak sekedar desain..

Sumber Tulisan:

–  Catatan Arsitek untuk Anda, Arsitektur Minimalis,  http://www.facebook.com/note.php?note_id=169248113096358)

–  http://griyaminimalis.com/rumah-minimalis-pengertian-dan-ciri-ciri/

Sumber Gambar:

http://www.minimalisdesign.com/

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s